Secara umum kondisi sosial budaya desa dapat dilihat dari beberapa faktor diantaranya :
- Kondisi demografis/kependudukan, berdasarkan data AKP (Analisa Kependudukan Partisipatif) pada tahun 2022 jumlah penduduk Desa Kara yang berjenis kelamin laki-laki sebesar 1.750 jiwa dan yang berjenis kelamin perempuan sebesar 1.732 jiwa. Data ini akan selalu berubah setiap tahunnya karena pendataan akan dilaksanakan setiap satu tahun, semua kegiatan ini dilaksanakan oleh semua dusun yang ada di Desa Kara.
- Kondisi kesehatan masyarakat, salah satu kunci keberhasilan pembangunan suatu desa itu berhasil adalah di bidang kesehatan. Dalam menunjang kesehatan masyarakat perlu didukung dengan sarana kesehatan yang memadai, dengan satu polindes yang didukung oleh bidan desa dan perawat desa.
- Pendidikan, sektor pendidikan adalah hal penting dan menjadi indikator suatu keberhasilan desa dan bidang pendidikan menjadi tolak ukur tingkat kesejahteraan masyarakat desa. Dengan pendidikan yang tinggi akan mendongkrak tingkat kecakapan seseorang yang dapat mendorong munculnya keterampilan dan kreativitas untuk menjadi lebih berkembang dalam berwirausaha. Dalam era digital saat ini, maka dengan pendidikan yang baik, masyarakat akan lebih mudah untuk menerima informasi yang menunjang untuk lebih berkreativitas.
- Mata pencaharian, dengan kondisi sosial yang berbeda antar dusun yang berada di Desa Kara, memungkinkan mata pencaharian yang ada di Desa Kara sangat beragam diantaranya PNS, POLRI, pedagang, petani, karyawan swasta, guru, bidan, perangkat desa, wiraswasta dan lain-lain.
- Kesejahteraan masyarakat, dengan berkembangnya jumlah penduduk di Desa Kara, maka pemerintah mengambil langkah secara sistematis dengan memberikan bantuan langsung tunai (BLT) kepada masyarakat dan meningkatkan program-program yang telah ada seperti BPNT, PKH dll. Selain itu, dari pemerintah desa juga memberikan bantuan langsung tunai (BLT DD) dengan besaran mengikuti regulasi yang ada.
- Agama, dalam perspektif agama, masyarakat di Desa Kara semuanya beragama islam. Hal ini dipengaruhi oleh kultur yang sudah lama ada di Desa Kara, selain itu pegangan agama ini diakibatkan oleh hubungan kekeluargaan dan kekerabatan yang ada dari dulu sampai sekarang yang juga tidak lepas dari bimbingan dan arahan para ulama yang ada di Desa Kara.
- Budaya, budaya atau kultur yang ada di Desa Kara masih sangat kental, apalagi yang berhubungan dengan agama, budaya yang berbasis kearifan lokal oleh sebagian masyarakat Desa Kara masih terus dijaga dan tetap dilaksanakan. Tradisi adat ketimuran yang ada dan berkembang di Desa Kara banyak dipengaruhi oleh ritual-ritual agama islam dan perilaku orang tua terdahulu.
0 comments:
Post a Comment